definisi palet warna

Konsep palet warna adalah salah satu yang digunakan untuk menunjukkan sekumpulan warna dan corak yang ada atau dipilih untuk menghias, mengecat, mewarnai suatu benda atau permukaan. Palet warna bisa lengkap, yaitu dengan semua warna yang diketahui, tetapi bisa juga pemilihan warna berdasarkan kesamaan nada, dll.

Dalam dunia plastik, seni, dekorasi, desain, konsep palet warna terus digunakan untuk merujuk pada warna. Dalam pengertian ini, palet warna dimulai dengan tiga warna yang dianggap dasar atau dasar: merah, kuning, dan biru. Dengan mencampurkan warna-warna ini bersama-sama, semua warna lain yang merupakan bagian dari palet dapat diperoleh: mencampurkan merah dan kuning membentuk jingga; mencampur biru dan kuning membentuk hijau dan mencampur merah dan biru membentuk ungu. Warna yang baru terbentuk ini dikenal sebagai warna sekunder. Selain itu, ketika palet menjadi lebih kompleks, ada banyak corak di antara setiap warna,Misalnya, antara jingga dan merah ada corak berbeda yang bisa mendekati merah atau jingga tergantung intensitas warna yang dimilikinya. Pembentukan palet warna ini secara tradisional digambarkan dalam bentuk lingkaran di mana tiga warna primer atau warna dasar dan warna sekunder diselingi oleh nada antara yang berbeda.

Palet warna adalah elemen yang sangat penting tidak hanya dalam seni tetapi juga dalam dekorasi dan ini adalah kasus saat mengukur kombinasi warna mana yang terbaik untuk menciptakan jenis lingkungan atau produk tertentu. Dipercaya bahwa warna-warna hangat cenderung menghasilkan ruangan atau produk yang lebih ceria dan bersahabat sedangkan warna-warna dingin lebih santai dan menyegarkan, sehingga disarankan dalam dunia dekorasi interior untuk menggunakan warna-warna hangat seperti jingga atau merah untuk lebih banyak lingkungan. warna dingin, biru muda, biru, hijau untuk ruang santai. Hal yang sama direproduksi dalam penggunaan yang terbuat dari warna untuk produk, misalnya pakaian, alas kaki, dll.