definisi kingdom plantae

Dalam klasifikasi makhluk hidup, terdapat struktur yang dibedakan berdasarkan kerajaan: Kerajaan Monera, Protista, Fungi, Animalia, dan Kerajaan Plantae.

Kingdom plantae dibentuk oleh kumpulan tumbuhan dan alga yang merupakan bagian dari alam. Terlepas dari keragaman spesies yang ada, semua tumbuhan dan alga memiliki kesamaan: mereka adalah organisme eukariotik, multiseluler, autotrofik dan reproduksinya didominasi oleh seksual.

Generasi dan evolusi konstan dari dunia yang indah

Ciri yang sangat unik dari tumbuhan adalah adanya pergantian generasi, ini berarti tumbuhan tersebut diploid pada satu tahap kehidupannya dan pada tahap lainnya adalah aploid.

Pentingnya tumbuhan dalam ekosistem: fotosintesis dan rantai makanan

Tumbuhan yang menghuni bumi relevan untuk kehidupan karena melalui fotosintesis mereka melepaskan oksigen dalam jumlah besar, itulah sebabnya mereka menjadi "paru-paru planet". Pada saat yang sama, mereka memiliki peran dalam memberi makan makhluk lain, heterotrof (hewan yang memakan organisme hidup lain), jadi tumbuhan merupakan mata rantai pertama dalam rantai makanan.

Evolusi Kingdom plantae

Adapun asal usul tumbuhan, diyakini bahwa secara evolusioner berasal dari alga di lingkungan akuatik dan transformasi selanjutnya sepanjang evolusi.

Ada kesepakatan di antara ahli biologi bahwa tumbuhan pertama di Bumi adalah lumut, yang meninggalkan air dan menetap di benua itu melalui serangkaian adaptasi. Seiring waktu, tumbuhan yang lebih besar dan lebih berkembang menjajah permukaan bumi. Dalam proses ini, pada akhir era Paleozoikum, hutan pakis besar terbentuk dan kemudian muncul tumbuhan yang lebih tinggi.

Struktur tanaman, dari kesederhanaan hingga kompleksitas

Evolusi Kingdom Plantae ini dapat dilihat pada struktur berbagai tumbuhan. Pada tingkat kerumitan pertama, lumut sangat sederhana dan tidak memiliki pembuluh konduktif, sehingga mereka hidup di dekat air, sedangkan pteridofita memang memiliki pembuluh konduktif dan dapat mendistribusikan zat gizi ke seluruh strukturnya. Pada mata rantai evolusi berikutnya adalah tumbuhan tingkat tinggi, yang memiliki pembuluh konduksi dan juga dengan organ sejati (akar, batang dan daun) dan bentuk reproduksinya semata-mata bersifat seksual dan dengan cara ini mereka telah menjadi tumbuhan yang dominan di Bumi.

Tanaman tingkat tinggi dibagi menjadi dua kelompok besar: gymnospermae (yang selalu hijau karena melakukan fotosintesis sepanjang tahun) dan angiospermae adalah tanaman yang berbunga dan berbuah (bunga memungkinkan penyerbukan serangga dan buah melindungi benih tanaman tersebut dan disajikan sekaligus sebagai makanan untuk spesies Kerajaan Hewan).