definisi sepoy

Istilah ini memiliki beberapa arti. Di satu sisi, ini merujuk pada tentara India yang pada abad ke-18 dan ke-19 berada di bawah komando tentara asing lainnya, terutama Inggris Raya dan Prancis. Di sisi lain, sepoy adalah antek yang bekerja untuk seseorang yang disewa . Terakhir, hal itu identik dengan pengkhianat tanah air . Dari segi etimologinya ada dua versi: dari sipahi Persia atau dari spahi Turki. Bagaimanapun, kata ini masuk ke bahasa kita melalui bahasa Portugis, khususnya kata "sipaio".

Dalam sejarah India

Ketika Inggris menduduki wilayah India pada abad ke-18, sebagian pasukannya terdiri dari tentara Hindu. Para prajurit ini dikenal sebagai sepoy. Meskipun mereka melakukan beberapa episode pemberontakan yang terisolasi terhadap penjajah, perilaku mereka dianggap tidak patriotik oleh penduduk India.

Dalam konteks separatisme Basque

Istilah sepoy digunakan untuk menyebut individu yang melayani kepentingan orang yang tunduk kepada mereka. Karena alasan ini, beberapa separatis Basque menyebut siapa saja yang membela kepentingan sepoy Spanyol dan, oleh karena itu, menyebut seseorang sepoy adalah penghinaan yang serius, karena itu berarti pengkhianat bagi tanah air.

Polisi otonom Basque atau beberapa tokoh Basque yang mewakili Spanyol telah menerima diskualifikasi ini (misalnya, Laksamana Blas de Lezo adalah pahlawan Armada Spanyol tetapi sepoi bagi beberapa nasionalis Basque). Penggunaan kata ini dalam masyarakat Basque cukup kontroversial dan merupakan contoh jelas dari pembagian sosial (beberapa merasa mereka hanya Basque dan bukan Spanyol dan yang lain menganggap bahwa itu cocok menjadi Basque dan Spanyol pada saat yang sama).

Dalam terminologi politik Argentina

Di Argentina ada sentimen nasional yang mengakar. Dalam pengertian ini, bila dianggap seseorang tidak membela bangsa tetapi bekerja untuk kepentingan asing, ia bisa dihina dengan kata sepoy. Jadi, sepoy adalah seorang imperialis, yang "menjual", pengkhianat dan "penyerahan."

Di kalangan Peronis Argentina, istilah ini terus digunakan untuk mendiskualifikasi siapa pun yang tidak menunjukkan cinta sejati kepada negara. Dengan demikian, anti-Peronis menerima kualifikasi ini sebagai penghinaan (dalam bahasa sehari-hari Argentina sepoy dan gorilla adalah istilah yang sama yang digunakan sebagai senjata lempar oleh sektor Peronis).

Foto: Fotolia - blueringmedia / Igor Zakowski