definisi dialog

Konsep dialog adalah konsep yang selalu mengimplikasikan percakapan atau pertukaran diskursif antara setidaknya dua individu yang berinteraksi. Berasal dari bahasa Yunani, istilah dialog terkait dengan pengertian diskursif karena mengungkapkan adanya komunikasi yang dalam banyak kasus lisan tetapi juga dapat dikembangkan melalui cara atau saluran lain. Selain itu, dialog juga merupakan salah satu bentuk tulisan yang mengungkapkan pertukaran gagasan secara eksplisit antara dua pihak atau lebih, terutama dalam gaya teatrikal.

Kehadiran dialog dalam genre sastra telah hadir sejak jaman dahulu, dan sudah ada catatannya dalam dokumen yang diwariskan kepada kita oleh bangsa Sumeria kuno. Belakangan, dialog menjadi sangat penting dalam budaya Yunani, terutama melalui Socrates dan pidatonya di mana penulis memiliki pertukaran diskursif yang menarik dan tak terbatas dengan berbagai jenis audiens.

Saat ini, kata selalu membuat kita berpikir tentang adanya unsur-unsur seperti toleransi, penghormatan terhadap bentuk pemikiran lain, komitmen dan watak yang baik daripada unsur diskursif dan dialektik, seperti yang terjadi saat ini. Ini digunakan dengan cara ini terutama di bidang politik internasional di mana berbagai negara harus bekerja hari demi hari untuk membangun ruang untuk pemahaman, toleransi, dan kompromi atas dan di atas perbedaan.

Biasanya, terlepas dari lingkungan tempat dialog berlangsung, dialog perlu membuat peserta terbuka terhadap toleransi dan penghargaan atas posisi anggota lain. Dialog tidak boleh mencakup pidato monolog atau pidato sepihak atau elemen pemaksaan satu posisi di sisi lain. Pada dasarnya, dialog harus diwarnai dengan debat dan pertukaran posisi yang konstan untuk menemukan tujuan bersama.