definisi tari modern

Tari adalah salah satu seni rupa klasik. Melalui gerakan dan ritme, penari mengekspresikan emosi dan perasaan. Setiap tarian atau tarian dikaitkan dengan momen tertentu. Beberapa di antaranya adalah bagian dari ritual, yang lain hanyalah hobi dan, dalam banyak keadaan, bentuk ekspresi artistik ini berorientasi pada dunia hiburan.

Jika kita berbicara tentang tari, disiplin ini terbagi menjadi dua bagian utama: tari klasik atau balet atau tari modern.

Yang terakhir muncul pada awal abad ke-20 sebagai reaksi terhadap skema tradisional balet klasik. Secara umum, tari modern terinspirasi dari kebebasan bergerak.

Karakteristik tari modern

Bahasa tubuh penari tidak tunduk pada langkah-langkah terstruktur sebelumnya. Bagaimanapun, tari modern merupakan hasil evolusi dari tari klasik.

Teknik yang digunakan menekankan pada gerakan alami tubuh dan menekankan ekspresi bahasa tubuh.

Di antara teknik yang paling banyak digunakan, teknik Graham dan teknik Horton menonjol. Yang pertama didasarkan pada kontraksi dan relaksasi dan bertujuan untuk mentransmisikan emosi kepada pemirsa. Yang kedua didasarkan pada ketahanan fisik para penari dan ekspresi gerakannya.

Promotor hebat genre ini adalah penari dan koreografer Amerika Isadora Duncan (1877-1927)

Pendekatan artistiknya dapat diringkas dalam poin-poin berikut:

1) istirahat dengan pola balet tradisional,

2) gerakan tubuh yang diilhami oleh ekspresionisme dan arus avant-garde lainnya pada masanya, serta seni Yunani klasik,

3) pementasan dengan elemen-elemen penting dan, karenanya, minimalis,

4) penari meninggalkan tata rias dan pakaian klasik,

5) bahasa tubuh penari tidak harus bergantung pada musik,

6) Gerakan tari harus mengungkapkan keinginan akan kebebasan kondisi manusia (dalam pengertian ini tari Isadora Duncan adalah alat untuk mencapai emansipasi perempuan).

Visi penari ini merevolusi dunia tari dan warisannya terbukti dalam bukunya "Seni tari dan tulisan lainnya".

Foto: Fotolia - master1305