definisi lanskap

Kata lanskap pada dasarnya digunakan untuk menggambarkan segala sesuatu yang membentuk sekumpulan elemen yang terlihat di cakrawala. Biasanya, pengertian lanskap terkait dengan keberadaan unsur-unsur alam (dan demikian karena etimologi istilah tersebut membawa kita pada gagasan tentang tanah) tetapi lanskap tidak diragukan lagi dapat menjadi citra kota, perkotaan. pusat atau berbagai macam ruang di mana alam belum tentu mendominasi. Lansekap bukan hanya gambar tetapi terutama merupakan media di mana fenomena tak terbatas berkembang yang memungkinkan kita sebagai pengamat untuk mendapatkan penglihatan itu. Dalam pengertian ini, setiap lanskap unik dan tidak dapat diulang.

Pengertian lanskap selalu mengimplikasikan adanya dua bagian: bagian yang diamati (lanskap itu sendiri) dan bagian yang mengamati dan yang kembali ke citra itu sesuatu yang ada. Pemandangan bisa sangat bervariasi tergantung pada segudang elemen atau situasi seperti waktu dalam setahun di mana ia diamati, elemen yang menyusunnya atau bahkan mungkin lokasi spesifik dari orang yang mengamati sekelilingnya, sudut pandang yang ia tidak diragukan lagi subjektif dan dapat memberikan arti yang benar-benar unik dan berbeda pada tempat yang sama.

Lansekap juga terkait erat dengan gagasan representasi dan tidak lagi hanya sekedar observasi. Dalam pengertian ini, representasi artistik dari lanskap (atau lansekap) adalah salah satu mode seni yang paling dasar dan menarik, terutama yang umum untuk seni plastik. Sedemikian rupa sehingga setiap penulis dapat mewakili dengan cara yang sangat khusus dan khusus sebuah lanskap yang digambarkan oleh penulis lain dengan cara yang sama sekali berbeda.

Di sinilah penting untuk menunjukkan bahwa lanskap tidak boleh dipahami sebagai realitas statis (gagasan yang dapat dihasilkan dari representasi grafis lanskap) jika bukan sebagai realitas dalam perubahan dan evolusi permanen. Hal ini tidak hanya karena gaya eksternal (seperti tindakan manusia), tetapi juga karena gaya internal elemen penyusunnya.