definisi tampilan

Pameran adalah contoh dari beberapa keterampilan, keterampilan, atau aktivitas artistik-kreatif yang ditujukan untuk hiburan penonton.

Orang yang melakukan jenis aksi ini biasanya seorang seniman, atlet, atau seseorang dengan kemampuan khusus dan yang ingin menunjukkan kemampuan luar biasanya kepada sekelompok penonton.

Karakteristik umum sebuah pameran

Ada elemen umum di sebagian besar babak yang dikatalogkan sebagai pameran. Apa yang ditampilkan adalah sesuatu yang unik dan menyiratkan kualifikasi yang sulit dicapai oleh kebanyakan orang. Motivasi implisit dari peserta pameran umumnya adalah kepuasan pribadi, kepura-puraan pengakuan, pencarian kesuksesan atau perolehan uang.

Dapat dikatakan bahwa setiap manusia ingin, pada tingkat yang lebih besar atau lebih kecil, bahwa orang lain mengagumi kualitasnya dan, dalam pengertian ini, kita semua perlu menunjukkan atau menunjukkan kemampuan kita. Meski demikian, konsep pameran sangat erat kaitannya dengan dunia hiburan dalam segala wujudnya, maupun dalam bidang olah raga.

Yang paling sulit

Dalam dunia sirkus telah diciptakan ungkapan, "yang paling sulit", yang melambangkan esensi dari apa itu pameran, yaitu tantangan untuk perbaikan permanen dan mencapai apa yang belum dicapai orang lain. Artis, pencipta, atau atlet memiliki tantangan pribadi untuk terus berkembang secara permanen dan, secara paralel, publik mencari emosi baru.

Tidak boleh dilupakan bahwa tantangan yang tampaknya tidak mungkin adalah stimulus bagi sebagian orang, yang dapat dilihat dalam prestasi atau rekor yang terus diupayakan untuk dicapai.

Eksibisionisme

Jika seseorang memiliki kecenderungan berlebihan untuk menarik perhatian orang lain, ia dikatakan sebagai seorang eksibisionis, sesuatu yang dianggap berlebihan dan identik dengan kesombongan.

Eksibisionisme memiliki makna ganda: kecenderungan seseorang untuk mengekspos dirinya kepada orang lain dan perilaku menyimpang yang bersifat seksual, yaitu menunjukkan alat kelaminnya kepada orang lain.

Eksibisionisme dengan konotasi seksual mengungkapkan bahwa kecenderungan alamiah (menunjukkan kapasitas pribadi) dapat menghadirkan ekspresi tidak sehat dengan komponen yang menyimpang. Dari sudut pandang kejiwaan, perilaku ini dianggap paraphilia, yang berarti bahwa individu mencari kenikmatan seksual di luar hubungan seksual konvensional.