definisi hujan

Hujan adalah salah satu fenomena lingkungan yang paling umum dan mengejutkan, bahkan dalam kesederhanaannya. Dalam istilah ilmiah, hujan tidak lebih dari pengendapan air dari awan menuju tanah, menuju bumi. Jatuhnya air ini dihasilkan dari kondensasi uap air yang ada di dalam awan dan yang semakin berat jatuh karena gravitasi ke tanah. Hujan selalu cair, yaitu selalu air dalam keadaan cair, meskipun terkadang dapat disertai dengan keadaan lain seperti gas (misalnya, dengan kabut) atau padat (dengan hujan es). Hujan, bersama dengan sinar matahari, sangat penting untuk kehidupan di planet bumi.

Saat uap air mengembun, menjadi lebih berat dan juga lebih dingin. Hujan secara ilmiah digambarkan sebagai presipitasi dalam bentuk tetesan dengan diameter sekitar 0,5 mm. Ketika tetesan ini lebih kecil, fenomena yang sama disebut gerimis. Selain itu, ada juga fenomena lain yang kurang dikenal terkait hujan yang disebut virga yaitu air berupa tetesan air yang tidak sampai ke permukaan bumi karena tidak memiliki daya yang cukup.

Selain penjelasan ilmiah yang mungkin ada untuk menjelaskan fenomena hujan, perlu juga dikemukakan bahwa fenomena meteorologi ini benar-benar dapat mengubah baik atau buruk keberadaan makhluk hidup, khususnya manusia. Ini karena tidak lain hujan yang bertanggung jawab atas irigasi alami dan paling efektif yang diterima tanah. Fenomena seperti kekeringan, atau tidak adanya hujan, mendatangkan malapetaka di tanah dan terutama pada produksi tanaman.

Namun, hujan juga bisa merugikan jika keberadaannya melimpah. Hujan deras (umumnya dikenal sebagai badai) dapat menyebabkan komplikasi besar seperti banjir di daerah perkotaan dan pedesaan. Sering kali, kekuatan pancuran dapat secara permanen mengubah lanskap atau ruang fisik.