definisi roda warna

Istilah 'lingkaran berwarna' digunakan untuk merujuk pada representasi warna dan geometris. Lingkaran berwarna tidak lebih dari sebuah simbolisasi skala warna yang menyusun alam semesta dan yang dapat diamati oleh manusia dengan penglihatannya. Warna-warna ini disusun secara terhuyung-huyung dan progresif di antara berbagai corak warna yang sama yang mendekatkan satu atau beberapa warna berbeda.

Ada banyak cara berbeda untuk merepresentasikan roda warna. Namun, yang harus selalu ada adalah skala warna yang saling berganti. Warna utama yang terdapat pada lingkaran kromatik ada enam warna: merah, kuning dan biru (warna primer atau yang tidak memerlukan bentuk lain) dan ungu, oranye dan hijau (warna atau warna sekunder yang dibentuk dengan memulai dari campuran alternatif tiga pertama). Setiap lingkaran kromatik dapat memiliki jumlah nada internal yang lebih banyak atau lebih sedikit antara satu warna dan warna lainnya, misalnya tiga nada berbeda antara kuning dan merah akan menghasilkan warna oranye yang secara perlahan memperkuat nadanya saat mendekati merah dan menjauh dari kuning.

Selain itu, lingkaran kromatik juga memungkinkan kita untuk merepresentasikan corak berbeda yang kurang lebih mendekati hitam atau putih, dan di sini istilah luminositas ikut bermain. Jadi, dalam tone internal antara setiap nuansa warna, kami menemukan opsi yang lebih terang dan lebih gelap. Saturasi warna juga akan ditentukan oleh keberadaan warna abu-abu, dengan semakin besar keberadaan warna abu-abu, semakin sedikit saturasi warna tersebut.

Lingkaran kromatik pada dasarnya berfungsi untuk mengatur dan mengklasifikasikan berbagai kemungkinan kromatik yang diamati di alam semesta dari keberadaan terang atau gelap. Bagan atau grafik ini terutama digunakan oleh ilmuwan dan seniman dan dapat diterapkan dalam berbagai cara dan bentuk.