definisi penyebab

Penyebab dipahami sebagai dasar atau awal dari situasi tertentu. Penyebab adalah kejadian pertama dari mana peristiwa atau situasi tertentu berkembang yang merupakan konsekuensi yang diperlukan dari itu dan oleh karena itu dapat sangat berbeda dari yang dihasilkan dari adanya penyebab lain atau dari yang sama tetapi dalam konteks yang berbeda. Penyebab juga dapat dipahami sebagai doktrin di mana ideologi diambil dan yang berusaha dikembangkan, didorong atau dilindungi (misalnya, penyebab peduli lingkungan). Akhirnya, istilah penyebab pada gilirannya digunakan dalam ranah yudisial untuk merujuk pada proses yang dimulai sebelum kejahatan atau kejahatan tertentu.

Jika seseorang membatasi diri pada gagasan sebab sebagai kejadian yang bertanggung jawab atas suksesi peristiwa-peristiwa selanjutnya, harus ditambahkan bahwa itu akan menyiratkan bahwa fenomena yang merupakan bagian dari realitas kita selalu terjadi karena alasan tertentu, terlepas dari apakah alasan tersebut adalah tahu atau tidak. Inilah sebabnya mengapa situasi, peristiwa, perwujudan, dan fenomena realitas kita akan saling berhubungan dan dihubungkan bersama secara interaktif, dan tidak ada yang dapat dihasilkan secara mandiri atau tanpa alasan yang jelas.

Hukum kausalitas di dunia kita menetapkan bahwa beberapa penyebab dapat terjadi dengan cara yang terorganisir, hierarkis dan logis, sementara yang lain dapat terjadi melalui kecelakaan atau situasi spontan yang tidak dapat diukur dengan mudah. Hukum kausalitas kemudian memungkinkan manusia untuk menetapkan parameter tertentu yang dapat dianalisis, meskipun tidak semua proses dan fenomena realitas kita dapat dipahami atau dibatasi oleh pikiran manusia. Ide sebab dan akibat dapat diterapkan pada berbagai bidang studi, seperti ilmu alam (fisika, biologi, kimia), matematika, logika, teknik, serta ilmu sosial seperti sejarah., Psikologi atau sosiologi, meskipun di dalamnya batasan sebab akibat tidak selalu searah.