definisi loteng

Istilah loteng adalah salah satu yang digunakan untuk menunjukkan jenis rumah yang hanya memiliki sedikit bagian (dinding, pintu) dan karenanya sangat luas dan nyaman. Loteng adalah jenis rumah yang sangat modern yang dapat dengan mudah ditemukan di kota-kota besar di dunia, meskipun secara logis, luas dan modern, biasanya mahal, itulah mengapa tidak umum di kota-kota kecil, atau di daerah pedesaan. Loteng dapat dibuat khusus untuk tujuan ini, tetapi juga dapat digunakan sebagai ruang reklamasi dan pemulihan bangunan tua seperti pabrik.

Salah satu ciri yang paling menentukan konsep loteng adalah tidak adanya sekat antar ruang yang tidak bisa lagi disebut kamar. Loteng bisa digambarkan sebagai ruangan besar di mana ruang makan atau ruang tamu memiliki hubungan langsung dengan kamar tidur dan dapur, misalnya. Dalam beberapa kasus, loteng mungkin memiliki divisi minimal seperti kolom, balok semen atau material yang berfungsi sebagai divisi tidak lengkap, tangga, dll. Juga umum jika loteng memiliki lebih dari satu lantai, yang selanjutnya memperluas ruang dan menghubungkan permukaan yang berbeda satu sama lain. Selain itu, loteng cenderung dilengkapi dengan gaya minimalis yang menjaga kesederhanaan dan tidak membebani elemen dengan cara yang sama sehingga tidak ada pembagian visual yang berlebihan.

Loteng lahir sebagai rumah pada tahun 1950-an di New York City dari penggunaan beberapa sektor pabrik, perusahaan, dan bangunan terbengkalai yang canggih. Itulah mengapa biasanya dikaitkan dengan jenis penghuni tertentu (canggih, intelektual, modern, minimalis, dll.) Dan biasanya mahal karena luasnya ruang. Memiliki jenis asal ini, loteng biasanya merupakan konstruksi dengan langit-langit yang sangat tinggi, dengan banyak jendela yang memungkinkan cahaya masuk dan menghasilkan lebih banyak ruang daripada yang sudah ada. Selain gayanya yang minimalis, asal-usul loteng juga cenderung memberikan gaya industrial atau sedikit hangat, dingin, dan luas.