Kata kerja impersonal - definisi, konsep, dan apa itu

Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, kata kerja impersonal adalah kata kerja yang tidak memiliki orang, artinya, kata kerja itu tidak menyertakan kata ganti orang dan oleh karena itu tidak memiliki subjek. Kata kerja impersonal, juga disebut defectives, adalah yang disebut kata kerja meteorologi (misalnya, bentuk kata kerja seperti hujan atau turun salju), kata kerja yang memiliki bentuk tunggal orang ketiga (akan ada, ada atau ada adalah) dan juga bila digunakan dia impersonal (dikatakan atau diucapkan).

Contoh ilustrasi kalimat dengan kata kerja impersonal

Jika saya tegaskan "di hutan tropis hujan deras" kita dapat melihat bahwa kita memiliki informasi tentang tempat terjadinya aksi (hutan tropis) dan tentang jumlah hujan (banyak), tetapi tidak ada subjek yang muncul, karena tidak ada seseorang melakukan aksinya. Dalam hal ini, kita akan membicarakan sebuah kalimat dengan kata kerja impersonal to rain.

Ketika mengatakan "banyak kemeja di lemari", terlihat bahwa ada pelengkap langsung (banyak kemeja), tetapi subjeknya juga tidak ada, karena kita menggunakan kata kerja to have, yaitu impersonal. Dalam pengertian ini, harus diingat bahwa tidak benar untuk mengatakan bahwa "ada banyak kaos di lemari", karena harus selalu dalam bentuk tunggal, terlepas dari apakah objek langsung dalam bentuk tunggal atau jamak .

Pada kalimat “fajar sangat awal”, kita menemukan kalimat impersonal karena verba sunrise merujuk pada fenomena alam dan akibatnya tidak ada subjek yang menyertainya.

Komunikasi impersonal versus komunikasi pribadi

Saat kita berkomunikasi, kita dapat berbicara dengan cara yang impersonal. Jadi, jika saya mengatakan "itu tidak masuk akal" atau "itu membuat segala sesuatunya terlihat negatif" kita berkomunikasi dengan cara yang impersonal dan dengan cara ini pembicara tidak terlibat secara emosional dalam pesannya. Jika kita ingin mengirimkan koneksi kita sendiri dengan ide-ide kita, kita akan dihadapkan pada situasi komunikasi pribadi. Dalam pengertian ini sangat berbeda untuk mengatakan "Saya menganggap Anda salah" atau mengatakan "Anda dianggap salah".

Klasifikasi kalimat menurut jenis subjek

Bergantung pada jenis subjeknya, ada kalimat impersonal yang telah disebutkan dan, di sisi lain, kalimat personal. Kalimat pribadi dipahami sebagai kalimat yang memiliki subjek, yang dapat menjadi subjek eksplisit dalam kalimat (Saya lapar atau Juan minum susu) atau subjek implisit (juga disebut subjek elips), seperti halnya kasus kalimat-kalimat berikut: Saya akan membawanya nanti atau kita pergi ke bioskop (di kalimat pertama subjek implisitnya adalah saya dan di kalimat kedua adalah kita).

Perlu dicatat bahwa dalam beberapa kasus kita mengetahui subjek kalimat dari konteksnya, misalnya dalam kalimat majemuk "Dia akan mengambil kopermu besok, warnanya merah, kan?" bentuk kata kerja mengacu pada koper, yang bertindak sebagai subjek implisit.

Dalam beberapa kalimat subjek bukanlah kata benda atau kata ganti, tetapi subjek kolektif digunakan (misalnya, dalam kalimat "kerumunan pergi ke pesta", kerumunan memiliki fungsi sebagai subjek).

Foto: iStock - LaraBelova / Tempura