definisi rrpp

Singkatan PR adalah singkatan dari public relations dan merupakan departemen perusahaan atau orang yang memiliki tanggung jawab untuk berkomunikasi dengan pelanggan.

Saat ini istilah PR lebih jarang digunakan, karena dengan munculnya internet konsep komunikasi telah berubah secara radikal. PR tradisional memiliki pesaing lain yang menjalankan fungsi yang sangat mirip: sosok manajer komunitas.

Ada gambaran yang disederhanakan tentang apa itu humas dan biasanya dikaitkan dengan pembawa acara konferensi, seseorang yang membagikan brosur atau menyambut klien. Seorang profesional di sektor ini sebenarnya memiliki fungsi yang lebih luas: komunikasi perusahaan, manajemen media sosial, manajemen periklanan, dll. Pada saat yang sama, alatnya sedang dalam proses transformasi. Dalam pengertian ini, PR memiliki koneksi dengan dunia pemasaran dan jejaring sosial.

Para ahli di sektor ini sepakat tentang pentingnya dialog dengan klien, yang harus langsung dan dalam dua arah (perusahaan-klien dan sebaliknya).

Lima kunci PR

- Elemen pertama yang perlu dipertimbangkan bisa diringkas dalam sebuah ide: Anda harus tahu apa yang diinginkan pelanggan. Tidak hanya pelanggan yang sudah menjadi pelanggan, tetapi juga potensi dan, pada akhirnya, mengetahui semua profil yang berbeda dari kemungkinan konsumen suatu perusahaan.

- Perlu menyesuaikan dengan kebutuhan setiap klien. Ini bukanlah strategi yang berguna untuk memperlakukan semua orang secara setara, karena setiap klien memiliki keadaan dan minat tertentu dan penting untuk mengetahui bagaimana berhubungan dengan mereka dengan cara yang efektif dan tegas.

- Komunikasi sangat penting. Konsep komunikasi bersifat transversal, berubah dan memiliki tingkatan yang berbeda. Untuk alasan ini, profesional PR harus berurusan dengan semua keragaman komunikasi agar pesannya menjadi efektif.

- Dalam pasar yang terbuka dan jamak, semangat bersaing sangat menentukan. Anda harus mengetahui persaingan dan mencoba mengatasinya dengan cara tertentu (dengan harga, dengan produk berkualitas atau dengan layanan yang baik).

- Semua strategi PR harus dievaluasi, sehingga perlu untuk menetapkan sistem pengukuran yang obyektif. Ini tentang mengevaluasi apa yang telah dilakukan untuk mencoba memperbaikinya.