definisi ledakan populasi

Demografi adalah disiplin ilmu yang mempelajari populasi manusia dalam berbagai dimensinya, misalnya strukturnya menurut rentang usia, angka kelahiran dan kematian, atau mobilitas. Salah satu fenomena yang dipelajari oleh demografi adalah pertambahan penduduk yang tidak proporsional di beberapa wilayah, terutama di kota-kota besar dunia. Fenomena ini dikenal sebagai ledakan populasi.

Penyebab dan konsekuensi pertumbuhan penduduk yang cepat

Ada beberapa penyebab yang menjelaskan peningkatan populasi:

1) peningkatan kondisi gizi dan higienis,

2) akses yang lebih baik ke layanan kesehatan,

3) perubahan dari masyarakat pedesaan ke perkotaan (banyak kota besar saat ini mulai tumbuh dari proses industrialisasi yang terjadi di kota) dan

4) peningkatan angka kelahiran (misalnya, pada tahun 1960-an di Spanyol ada "ledakan bayi" yang dipromosikan oleh rezim Franco).

Berkenaan dengan konsekuensinya, mereka juga beragam:

1) ketidakseimbangan antara populasi dan layanan yang tersedia bagi mereka,

2) pertumbuhan di daerah perkotaan yang terdegradasi dan kemiskinan ekstrim yang terkait dengannya (fenomena favela akan menjadi contoh dalam hal ini) dan

3) meningkatnya masalah lingkungan, karena jumlah penduduk terkait dengan konsumsi wilayah dan sumber daya alam.

Perdebatan kompleks tentang ledakan populasi

Fenomena planet ini menghadirkan banyak realitas terkait. Ada banyak masalah dan tantangan berbeda yang dihadapi umat manusia sehubungan dengan peningkatan populasi yang sangat membingungkan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

- Hilangnya penduduk di beberapa wilayah sebagai akibat pergerakan migrasi.

- Kepadatan penduduk dan ketegangan sosial di kota-kota besar (Sao Paulo, Los Angeles, Bogotá, Bombay atau Mexico City adalah contoh nyata dari hal ini).

- Ketidakseimbangan di beberapa wilayah (eksodus dari pedesaan ke kota mengakibatkan depopulasi di wilayah tertentu dan kelebihan populasi di wilayah lain).

- Perlunya menetapkan strategi untuk memerangi pertumbuhan penduduk (misalnya, melalui pengendalian kelahiran oleh beberapa pemerintah atau dengan mencari wilayah baru di daerah tak berpenghuni).

Foto: Fotolia - Sudok1 / TrishaMcmillan