mendadak - definisi, konsep, dan apa itu

Kata sifat tiba-tiba menjadi tiba-tiba dapat digunakan untuk menggambarkan lokasi geografis atau untuk merujuk pada suatu jenis perilaku. Secara etimologinya berasal dari bahasa latin abruptus yang artinya pecah, kasar atau kasar.

Tempat mendadak

Tempat-tempat tertentu sulit diakses karena alasan tertentu; misalnya, karena permukaannya yang tidak beraturan, karena berada di tebing atau di tengah gunung atau karena ada kesulitan di medan yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang-orang yang transit secara normal. Jenis tempat ini terjal, yaitu berbatu, terjal atau berbatu. Dengan mengatakan bahwa suatu daerah curam, ini biasanya menandakan adanya bahaya tertentu dan oleh karena itu, tidak disarankan untuk melewati situs ini. Ini juga digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu tempat tidak dapat diakses.

Logikanya, wilayah yang tiba-tiba hanya sedikit dihuni, karena kekhasan geografisnya menjadikannya kantong yang tidak sesuai untuk kehidupan dalam masyarakat.

Sikap mendadak

Berperilaku tiba-tiba berarti bertindak dengan terburu-buru, tidak baik, dan kasar. Kita berbicara tentang tingkah laku yang bertentangan dengan tata krama yang baik. Pada saat yang sama, kualifikasi ini digunakan dalam kasus di mana seseorang bereaksi dengan penuh semangat, menyiratkan bahwa mereka menolak atau tidak menyetujui sesuatu dan melakukannya dengan cara yang memaksa dan tidak bersahabat.

Kata sifat mendadak yang digunakan untuk merujuk pada jenis situasi ini dapat dianggap sebagai pemujaan, karena ada istilah sinonim lain yang lebih umum dalam komunikasi sehari-hari; seperti kasar, kasar, kasar, vulgar, atau kasar.

Ex tiba-tiba dan meledak-ledak

Frasa Latin ex tiba-tiba digunakan untuk menggambarkan bahwa sesuatu telah terjadi secara tidak terduga, sangat cepat, dan tidak terduga. Bayangkan seseorang tiba-tiba meninggalkan rapat kerja, sebelum itu seseorang dapat mengatakan bahwa mereka "tiba-tiba meninggalkan rapat".

Ledakan istilah, yang berasal dari frase Latin ex tiba-tiba, digunakan untuk mengekspresikan "tidak selaras", yaitu, komentar yang tidak tepat dan tidak pantas. Jadi, jika seseorang mulai menghina tetangga tanpa alasan yang jelas dan dengan cara yang keras, dia mengatakan ledakan.

Kesimpulannya, kedua istilah tersebut memiliki kemiripan namun maknanya memiliki nuansa yang berbeda.

Foto: iStock - ATIC12 / Bongojava