definisi muralisme

Mural merupakan representasi dari suatu gambar, biasanya pada dinding atau dinding. Selama berabad-abad mural ditemukan di gereja-gereja, meskipun pada zaman prasejarah manusia menggambar semua jenis gambar di atas batu, biasanya terkait dengan kehidupan sehari-hari. Terlepas dari tradisi panjang dalam sejarah seni rupa, namun muralisme saat ini pada dasarnya terwujud dalam ruang perkotaan, di mana gambar-gambar artistik dari berbagai tema direpresentasikan. Tembok kota adalah latar untuk bentuk ekspresi artistik ini.

Artis jalanan

Dinding kota biasanya berwarna abu-abu dan dengan sedikit warna. Pencipta yang mendedikasikan diri pada muralisme mengubah abu-abu dinding menjadi ledakan warna. Gambar-gambar itu bisa menjadi hiburan belaka atau, sebaliknya, memiliki semacam pesan sosial dan dendam.

Secara umum seni muralisme memiliki kandungan yang transgresif dan provokatif. Dalam pengertian ini, banyak fotonya memiliki konten politik, seperti yang dapat dilihat di jalan-jalan Caracas, Belfast, Buenos Aires, atau Mexico City.

Muralisme dan grafiti adalah dua ekspresi seni yang sangat erat kaitannya. Keduanya adalah bentuk seni dengan komitmen sosial yang nyata dan oleh karena itu mural dan grafiti biasa ditemukan di ruang perkotaan yang terdegradasi. Harus diingat bahwa grafiti lahir pada tahun 1970-an di Bronx, sebuah lingkungan New York di mana situasi konflik telah dialami secara historis. Terlepas dari kesamaan antara grafiti dan muralisme, mereka adalah dua perwujudan yang berbeda. Yang pertama menggunakan warna-warna intens dan bahasa jalanan, sedangkan yang kedua memiliki tujuan dekoratif dan fungsi didaktik.

Muralisme Meksiko

Pada tahun 1910 terjadi konflik bersenjata di Meksiko yang tercatat dalam sejarah sebagai Revolusi Meksiko. Sejak saat itu beberapa seniman memulai tradisi muralist. Bahasa muralisme dimaksudkan untuk berhubungan dengan realitas kebangsaan.

Salah satu pencipta paling terkemuka adalah pelukis Diego Rivera. Muralnya memiliki komponen revolusioner yang jelas, karena dimaksudkan untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran di antara penduduk. Topik yang dibicarakan Diego Rivera sangat populer, tetapi mereka berhubungan dengan masalah politik dan sosial.

Mural pertama Diego Rivera dilukis pada tahun 1922 di National Preparatory School di Mexico City, dan judulnya adalah "The Creation." Subjek yang dibahas adalah asal mula ilmu dan seni dan dengan karya ini penciptanya dimaksudkan untuk menginspirasi perasaan kedekatan dengan seni sebagai elemen transformasi masyarakat.

Foto: Fotolia - Iejamsaleh / Lucy