definisi furnitur

Furnitur dipahami sebagai setiap elemen yang dipikirkan, dirancang dan dibangun untuk digunakan dalam ruang rumah atau bangunan dengan kegunaan yang berbeda sesuai dengan bentuk atau tujuannya. Salah satu ciri dasar ketika mendefinisikan sebuah perabot adalah, justru fakta bahwa itu adalah benda bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain, itulah sebabnya benda lain yang berkaitan dengan konstruksi dan dekorasi tidak bisa. dianggap furnitur (misalnya jendela, pintu, langit-langit, lantai, dinding dan lain-lain).

Furnitur telah diciptakan oleh manusia sebagai elemen dasar yang harus dimiliki pada ruang tertentu untuk memberikan kenyamanan dan kegunaan yang lebih besar. Dalam pengertian ini, kita dapat mengatakan bahwa benda-benda seperti bangku, kursi, meja, dan tempat tidur pasti merupakan perabot pertama yang dibangun oleh manusia karena memenuhi fungsi esensial dalam sebuah rumah: memungkinkan manusia untuk makan dan istirahat. Kemudian, perabot lain yang tidak terlalu penting tetapi tetap menarik muncul, seperti meja, perpustakaan, meja tidur, lemari, lemari pakaian dan lain-lain, masing-masing memenuhi fungsi spesifiknya.

Baru pada abad ke-17 hingga ke-18, furnitur berubah dari sesuatu yang hanya bermanfaat menjadi (dan dalam banyak kasus terutama) satu set elemen dekoratif. Dengan Rokoko, seni diterapkan pada desain dan konstruksi furnitur mewah untuk individu dengan kekayaan moneter yang besar, menciptakan berbagai gaya dan model untuk setiap jenis furnitur. Gagasan tentang furnitur sebagai sesuatu yang dekoratif sekaligus berguna berlanjut hingga hari ini: saat ini setiap jenis furnitur, setiap gaya furnitur, dan setiap desain memiliki tujuan untuk menciptakan ruang yang berbeda dan unik untuk setiap ruangan.

Biasanya, furnitur harus terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama agar pemiliknya dapat bertahan lama. Dalam pengertian ini, kayu dan logam secara tradisional menjadi dua bahan dasar untuk konstruksi furnitur, meskipun paruh kedua abad ke-20 juga memungkinkan pengerjaan dengan elemen lain seperti plastik, resin, karton, kain, dan lainnya.