definisi buta huruf

Buta huruf dipahami sebagai ketidakmampuan manusia untuk melakukan operasi dasar membaca dan menulis. Buta aksara muncul sebagai akibat dari kurangnya pendidikan dan meskipun persentase penduduk dunia yang masih tenggelam dalam kondisi seperti itu jauh lebih rendah daripada waktu-waktu lain dalam sejarah, masih banyak masyarakat dan komunitas yang memiliki sebagian besar penduduk yang buta aksara. .

Buta aksara merupakan salah satu masalah dan hutang utama umat manusia karena orang-orang yang dianggap buta aksara bukan karena pilihan sendiri tetapi karena adanya tingkat kemiskinan yang tinggi, kesengsaraan dan kurangnya kesempatan pendidikan di lingkungan tempat mereka berada. Sedemikian rupa sehingga tingkat buta huruf terlihat jelas di negara-negara berkembang atau Dunia Ketiga, negara-negara di mana sistem pendidikannya kurang atau sama sekali tidak menjadi prioritas.

Dalam hal ini, benua Afrika, serta beberapa negara di Asia dan Amerika Tengah, adalah kawasan di planet dengan persentase tertinggi di planet ini. Diikuti oleh beberapa negara di Amerika Latin dan Asia, sedangkan di negara-negara industri atau Dunia Pertama seperti Eropa, Amerika Utara dan Australia persentasenya sangat kecil.

UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) adalah badan yang bertanggung jawab untuk melaksanakan kampanye dan proses literasi yang penting di berbagai wilayah di planet ini, dengan menghormati perbedaan budaya setiap negara atau komunitas. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk merangsang pendidikan dasar dengan menganggapnya sebagai dasar perolehan pengetahuan pertama dan untuk memastikan bahwa setiap individu dapat berkembang sepenuhnya sepanjang hidupnya. Tugas badan ini pada dasarnya adalah memberikan sumbangan dana untuk pembangunan sekolah, pembentukan teknologi baru, penciptaan lingkungan yang kondusif untuk pendidikan dan pemeliharaan kondisi struktural dasar untuk sekolah dalam segala bentuknya.