definisi poligon

Poligon dipahami sebagai bentuk geometris yang terdiri dari banyak sisi, dan dapat disusun secara teratur atau tidak beraturan. Kata poligon berasal dari bahasa Yunani dan berarti "banyak sudut". Poligon adalah bentuk datar yang juga tertutup dan biasanya memiliki dari tiga sisi ke depan (segitiga atau bujur sangkar adalah jenis poligon yang berbeda).

Poligon terdiri dari beberapa sisi, yaitu yang memberi batas pada gambar dan menandai permukaannya, selain mendefinisikannya di luar angkasa. Sisi poligon selalu tertutup, jadi jenis figur geometris ini tidak akan pernah bisa terbuka. Ketika dua sisi bertemu atau bergabung pada suatu titik, terbentuk sudut yang akan menjadi karakteristik dan elemen pembeda dari jenis poligon tertentu, dan bisa lebih besar atau lebih rendah tergantung pada jenis penyatuan sisi yang dihasilkan. Namun sudut ini tidak pernah bisa 180 derajat karena jika itu akan membentuk ruas atau garis baru.

Elemen lain yang membentuk poligon adalah diagonal, garis lurus yang menghubungkan dua atau lebih simpul yang tidak bersebelahan, keliling atau jumlah sisi yang menyusunnya, sudut internal dan eksternal. Sebaliknya, poligon beraturan, yaitu, terdiri dari sisi-sisi yang serupa atau seimbang, memiliki pusat yang ditandai dengan jelas dan apotema atau garis yang menghubungkan tengah dengan salah satu sisinya.

Menurut jumlah sisi yang mereka miliki, poligon memiliki nama yang berbeda. Jadi, yang paling sederhana atau paling dasar adalah segitiga (poligon pertama yang dapat dibentuk karena tidak ada poligon dengan satu atau dua sisi), segi empat dan segi lima, masing-masing dengan tiga, empat dan lima sisi. Kemudian diikuti oleh segi enam, heptagon, oktagon, eneagon dan decanogos dan kemudian berlanjut tanpa batas. Megagon, misalnya, adalah sosok yang memiliki sejuta sisi.