definisi teater

Istilah 'teatrikal' digunakan untuk merujuk pada semua peristiwa, fenomena, objek, atau orang-orang yang satu atau lain cara terkait dengan teater, yang dipahami sebagai seni drama dan ruang atau tempat. Istilah teatrikal juga dapat digunakan sebagai metafora, yaitu mendeskripsikan atau mengkarakterisasi sesuatu yang sebenarnya tidak berhubungan dengan teater tetapi karena unsur-unsurnya yang menonjol dapat menjadi demikian (misalnya, ketika suatu situasi dalam kehidupan sehari-hari terjadi. 'theatrical', artinya bisa jadi situasi teatrikal karena drama yang tinggi).

Sebagai disiplin seni, teater sejak zaman kuno telah menjadi salah satu ekspresi manusia. Cabang seni ini didasarkan pada akting dan simulasi situasi melalui karakter dan dalam lingkungan yang ditentukan khusus untuknya. Jadi, teater bisa menjadi aktivitas dan tempat aksi berlangsung dan di mana aksi itu terjadi dalam hubungan antara aktor dan penonton.

Sejarah teater membawa kita ke Yunani Kuno, di mana tragedi dan komedi ditampilkan setiap hari, dengan pengikut penting dari publik yang selalu bersedia untuk menyaksikan drama ini. Teater biasanya diadakan di luar ruangan dan dimaksudkan untuk membuat kritik yang berbeda baik terhadap penguasa maupun gaya hidup dan nilai-nilai kota. Dalam Modernitas, teater berkembang ke arah bentuk yang lebih kompleks dan dengan kontribusi penulis naskah penting, teater menjadi lebih kompleks dengan cara yang mengesankan.

Teater, selain salah satu seni yang paling disukai oleh masyarakat, merupakan kombinasi menarik dari berbagai cabang seni yang bersatu untuk melengkapi karya para aktornya. Dalam pengertian ini, lakon bukan hanya karya para aktor dan sutradara, tetapi juga penulis naskah, perancang kostum, penata rias, koreografer, musisi, teknisi, perancang tata letak dan penata rambut, di antara banyak lainnya.