definisi fotogenik

Jika seseorang difoto, dua hal bisa terjadi, disukai atau tidak. Orang yang biasanya menampilkan citra diri yang baik adalah orang yang fotogenik.

Fotografi belum tentu terkait dengan kecantikan

Ada orang-orang yang secara obyektif menarik dan, meskipun demikian, citra mereka dalam foto tidak begitu menarik. Dengan cara yang sama, seseorang yang tidak terlalu menarik dapat memberikan citra dirinya yang baik. Dapat dikatakan bahwa fotogenesis adalah sebuah misteri kecil.

Dimungkinkan untuk belajar difoto dan untuk ini ada kursus fotogenik

Dalam kursus-kursus ini, serangkaian rekomendasi praktis diberikan. Pertama-tama, penting untuk berpose dengan benar di depan kamera. Dalam pengertian ini, jarak antara fotografer dan orang yang difoto harus memadai, tidak terlalu dekat atau terlalu jauh, dan sebaliknya, ada cukup cahaya saat kamera dipicu. Fotografer merekomendasikan untuk mempertimbangkan karakteristik fisik individu (misalnya, untuk menyembunyikan cacat fisik).

Jelas sekali, posisi tubuh merupakan aspek fundamental, jadi posisi sugestif lebih disukai (gambar frontal umumnya bukan yang paling meningkatkan penampilan fisik).

Fotografer juga merekomendasikan untuk memosisikan kaki Anda dengan benar, mengenakan pakaian yang sesuai, menggunakan riasan yang benar, dan tidak menurunkan wajah Anda.

Akan lebih mudah bahwa detail tersebut dan detail kecil lainnya diawasi oleh fotografer yang baik, yang tahu cara menyembunyikan kemungkinan cacat dan menonjolkan kualitas foto yang difoto. Jenis rekomendasi ini berguna untuk siapa saja, tetapi terutama bagi mereka yang merupakan model profesional.

Singkatnya, foto tubuh dan wajah manusia harus serasi dan enak dipandang dan beberapa pedoman sangat bermanfaat.

Tampilan di foto itu

Penampilan seseorang mengungkapkan keadaan pikiran dan kepribadiannya. Untuk menjadi fotogenik, disarankan untuk tidak melupakan bahwa ada prinsip umum yang digunakan fotografer, yaitu hukum tatapan. Menurut undang-undang ini, bingkai foto wajah harus memiliki lebih banyak ruang bebas di bagian depannya.

Di sisi lain, ada juga dua hukum lainnya, hukum cakrawala dan hukum sepertiga. Semuanya sangat penting agar wajah seseorang menjadi fotogenik.

Foto: Fotolia - khmelev / Maksim Toome