definisi misandria

Istilah misandry berasal dari bahasa Yunani dan secara harfiah berarti "Aku benci pria". Kata ini mengacu pada penghinaan terhadap manusia. Dalam pengertian ini, kecenderungan psikologis ini tidak diarahkan pada perilaku laki-laki tertentu tetapi diproyeksikan kepada semua laki-laki.

Wanita yang membenci pria

Selama ribuan tahun dunia pria telah memaksakan dirinya pada dunia wanita. Di sebagian besar budaya, pria memerintah dan wanita mematuhi atau memiliki peran sekunder dalam banyak tatanan kehidupan.

Sebelumnya bahkan ada anggapan bahwa jiwa perempuan memiliki sifat yang berbeda dari jiwa laki-laki dan bahwa kecerdasannya sama-sama lebih rendah. Situasi ini mulai berubah sangat lambat dengan gerakan feminis di awal abad ke-20.

Seiring waktu, laki-laki dan perempuan telah mencapai kesetaraan hukum, namun pada kenyataannya masih ada ketimpangan yang mencolok antara kedua jenis kelamin. Karena itu, sebagian perempuan menyalahkan laki-laki atas situasi mereka yang tidak setara dan tuduhan ini terkadang berubah menjadi kebencian dan keengganan terhadap semua hal yang maskulin.

Wanita dengan kecenderungan psikologis ini dapat merasa tidak puas secara permanen dalam hubungannya dengan pria.

Dalam banyak kesempatan mereka menganggap bahwa segala sesuatu yang dilakukan pria dalam arti tertentu salah.

Dalam kasus tertentu, wanita melihat pria sebagai penyebab utama dari sebagian besar masalah sosial: kekerasan di jalanan, perang, model sosial yang mapan, dll. Akibatnya, mereka percaya bahwa dunia laki-laki melambangkan kejahatan dan mereka melambangkan kebaikan.

Dalam kaitannya dengan keibuan, sudah dimungkinkan menjadi ibu tanpa partisipasi langsung laki-laki, karena dengan fertilisasi in vitro menggunakan sperma dari bank semen, anak sudah bisa didapat.

Keadaan ini membuat sebagian wanita memahami bahwa pria sangat tidak berguna untuk menjadi ibu dan tidak terlalu mementingkan sosok ayah.

Berkenaan dengan kekerasan gender, perempuan dengan misandry tidak mengakui bahwa dalam beberapa kasus perempuan yang melakukan kekerasan.

Bagaimanapun, misandry memiliki atau dapat memiliki komponen paradoks, karena mereka adalah wanita yang tertarik pada pria tetapi pada saat yang sama membenci dan membenci mereka.

Sisi lain dari koin

Perasaan kebencian terbalik, pria terhadap wanita, adalah kebencian terhadap wanita. Seorang misoginis biasanya adalah pria yang melihat wanita sebagai objek seksual dan bukan sebagai pribadi. Bentuk ekspresi misogini yang paling ekstrim adalah kekerasan seksis.

Ketika kebencian ditujukan kepada pria dan wanita secara bergantian, fenomena tersebut dikenal sebagai misantropi. Sentimen sebaliknya adalah filantropi, yaitu cinta untuk kemanusiaan.

Foto: Fotolia - ohitsuhoshi