definisi religiusitas

Secara umum, religiusitas menunjukkan makna transendensi yang dimiliki seseorang ketika merefleksikan spiritualitas. Spiritualitas yang memperoleh nuansa konkret melalui keyakinan agama pribadi yang menunjukkan keyakinan dalam doktrin agama tertentu.

Religiusitas tersebut tidak hanya mencakup teori tetapi dapat juga mencakup praktik ketika seseorang beriman dalam mengamalkan ide-ide religius yang dimilikinya. Dalam kebanyakan kasus, orang menerima ide-ide religius ini di masa kanak-kanak dalam konteks pengasuhan keluarga.

Religiusitas menunjukkan jenis pengetahuan yang berbeda daripada rasional dengan mengintegrasikan bidang iman sebagai nilai kebenaran.

Refleksi tentang spiritualitas

Dari segi psikologis, religiusitas juga mempengaruhi nilai-nilai dan cara bertindak seseorang yang merefleksikan apa yang benar dan apa yang tidak. Keyakinan agama juga memiliki nilai yang tinggi dalam hati nurani pribadi subjek yang setia pada doktrin tertentu.

Religiusitas menunjukkan wujud ekspresi yang dimiliki subjek dalam berkomunikasi dengan ketuhanan melalui ritus, doa, ritual atau doa yang merupakan wujud dialog spiritual dan memiliki nilai positif dalam bahasa agama yang memiliki kode konkrit.

Pencarian transendensi

Manusia bertanya pada dirinya sendiri pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan makna hidup, kematian, penderitaan dan rasa sakit yang ada, keberadaan jiwa, misteri tentang apa yang ada di luar kehidupan atau keberadaan Tuhan. Dari sudut pandang ini, religiusitas juga menanggapi pertanyaan-pertanyaan khusus ini.

Manusia dan kematian

Manusia adalah makhluk yang sadar bahwa dia akan mati. Dengan kata lain, mereka hidup dengan kepastian bahwa keberadaan mereka hanya sementara. Dari sudut pandang ini, ketakutan akan kematian adalah salah satu ketakutan paling universal dari hati manusia yang mencerminkan transendensi untuk mencari jawaban. Religiusitas menunjukkan terpenuhinya sila-sila agama oleh seseorang yang berpegang pada amanah doktrin agama tertentu.