definisi notaris

Notaris adalah pejabat publik yang diberi wewenang untuk membuktikan kontrak, surat wasiat, antara lain dokumen, dan tindakan di luar hukum. Artinya, notaris memiliki kuasa untuk mengontrolnya dan menjadi saksi atas pelaksanaan kontrak atau tanda tangan dokumen tersebut di atas .

Selain itu, tanda tangan Andalah yang akan memberikan karakter publik pada tulisan-tulisan tersebut. Tanda tangan notaris berfungsi sebagai jaminan dan memberikan dokumen yang bersangkutan legalitas, karena justru diberdayakan oleh undang-undang untuk memberikan jaminan tersebut dalam tindakan yang sesuai dengan hukum privat.

Di sisi lain, notaris dapat menjalankan tugas kepenasehatan dalam hal tindakan publik.

Perlu dicatat bahwa notaris adalah penjaga dokumen yang didukung dengan tanda tangannya dan yang diserahkan dalam protokol Kantor Notaris. Ciri pembeda lain dari pejabat ini adalah kenetralannya, yaitu ia wajib bersikap netral dalam tindakan yang diikutinya.

Di antara dokumen-dokumen yang biasa diintervensi oleh seorang notaris adalah: ratifikasi (dalam hal ini notaris membuktikan adanya suatu dokumen, perbuatan, atau manifestasi dan menganggapnya benar), testimoni (terdiri dari total transkripsi suatu akta atau akta) , sertifikasi notaris (melalui ini menunjukkan bahwa ini atau dokumen itu sama dengan aslinya), salinan resmi (terdiri dari sebagian atau seluruh salinan akta atau akta).

Setiap dokumen notaris dapat diandalkan dan merupakan bukti yang cukup bahwa pemberi hibah telah memberikan persetujuannya untuk merayakan tindakan tersebut, tentang kebenaran fakta yang ditegaskan oleh dokumen tersebut dan bahwa mereka telah dipenuhi sesuai dengan formalitas.

Pelatihan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang notaris tergantung pada tempatnya di dunia dimana ia berada, misalnya di negara-negara seperti Argentina dan Uruguay , kegiatan notaris dilakukan oleh notaris, sedangkan di Spanyol akan digugat. telah lulus dari gelar sarjana hukum, memiliki kewarganegaraan Spanyol atau lahir di Uni Eropa.