definisi dapur

Kata dapur dapat digunakan untuk merujuk pada tiga elemen berbeda. Pertama-tama, salah satu makna yang paling sering digunakan adalah makna yang menghubungkan istilah dengan area atau ruang tertentu di rumah tempat makanan disiapkan dan tempat tindakan memasak dilakukan. Di sisi lain, dapur juga bisa menjadi alat atau mesin yang memasak makanan dengan berbagai cara. Terakhir, dapur dapat dipahami sebagai seperangkat praktik kuliner yang bertujuan untuk menyiapkan dan memasak makanan agar dapat dikonsumsi oleh manusia. Dalam pengertian ini, makna terakhir ini juga terkait dengan budaya kuliner suatu wilayah atau ruang geografis tertentu.

Ketika istilah dapur digunakan untuk merujuk pada ruangan atau ruang rumah, itu kemudian berbicara tentang lingkungan yang dirancang dan diperlengkapi secara khusus untuk memungkinkan penyiapan makanan untuk dikonsumsi. Ruang ini paling tidak harus memiliki mesin masak (seperti oven), pengawet makanan (seperti lemari es atau pantry) dan instrumen yang memungkinkan pengerjaan dan penyiapan bahan (perkakas, perkakas, perkakas). Bergantung pada jenis desainnya, dapur bisa lebih atau kurang besar, tetapi penting untuk menjadi ruang yang cerah, nyaman dan segar.

Kedua, dapur sebagai alat memasak tidak diragukan lagi merupakan salah satu elemen terpenting dan sentral dari teknik kuliner. Alat yang dapat bekerja dengan kayu, gas atau listrik ini bertugas memasak bahan agar aman dan sehat untuk dikonsumsi manusia. Di dapur, di dalam atau di atasnya, makanan dapat dimasak dengan berbagai cara dan teknik yang berbeda.

Terakhir, masakan juga dipahami sebagai praktik gastronomi spesifik yang berbeda di suatu wilayah. Secara umum, masakan yang paling tersebar luas adalah jenis masakan Prancis dan sebagian besar menetapkan standar masakan Barat dalam hal alat, teknik, bahan, dan jenis persiapan.