definisi segitiga

Dikenal sebagai salah satu figur geometris yang paling sederhana dan paling banyak digunakan, segitiga dapat digambarkan sebagai sosok dengan tiga sisi yang bergabung bersama membentuk tiga simpul atau sudut (oleh karena itu namanya segitiga) dan yang juga berhingga dari sebuah simpul ke sudut. lain. Dengan memuat sisi-sisi berupa ruas-ruas yang tidak sejajar, segitiga dianggap sebagai poligon. Nama segitiga secara khusus diterapkan pada segitiga yang permukaannya rata, yaitu tanpa volume, karena segitiga yang memilikinya akan menerima varian dengan nama yang sama. Segitiga diwakili oleh simbologi ABC (setiap huruf mewakili satu sisi).

Ada beberapa elemen khusus dari segitiga dan yang penting untuk bentuknya, serta penting untuk menentukan karakteristik utama dari gambar ini. Dalam pengertian ini, salah satu elemen pertama yang harus diperhatikan adalah fakta bahwa jumlah sudut dalam segitiga selalu berukuran 180 °. Oleh karena itu, sudut luar segitiga selalu melengkapi sudut dalam karena gabungan keduanya harus membentuk 180 °. Pada saat yang sama, sudut luar setiap simpul sama dengan jumlah sudut yang tidak berdekatan dengannya, sedangkan jumlah dari ketiga sudut luar harus berjumlah 360 °.

Segitiga dapat diatur menurut bentuknya serta jenis sudut yang terbentuk di dalamnya. Dalam kasus pertama kita memiliki tiga jenis segitiga: sama sisi (yang sisi-sisinya sama dan memiliki panjang yang sama), segitiga sama kaki (yang memiliki dua sisi dengan panjang yang sama dan satu lebih kecil, di samping kedua sudut ruas ini ditambah kecil adalah sama) dan akhirnya sisi tak sama panjang (yang memiliki semua sisi dengan panjang yang berbeda dan sudut yang berbeda).

Di sisi lain, jika kita memperhitungkan jenis sudut segitiga, kita dapat mendefinisikannya sebagai segitiga siku-siku (dengan sudut 90 °, dua kaki dan sisi miring), segitiga tumpul (dengan sudut lebih besar dari 90 °), segitiga lancip (dengan tiga sudut kurang dari 90 °) dan akhirnya, segitiga sama panjang ( segitiga yang memiliki tiga sudut internal 90 °).