definisi kebaikan

Istilah kebaikan mengacu pada salah satu fitur yang hampir eksklusif dan paling khas dari manusia, hanya dimiliki oleh beberapa spesies hewan di mana, dalam hal apa pun, hal itu tidak tampak nyata seperti pada manusia. Kebaikan adalah kebajikan yang memungkinkan seseorang untuk merasa kasihan pada orang lain dan bertindak untuk kepentingan kedua untuk memberinya berbagai sensasi menyenangkan seperti perasaan bahagia, perasaan dicintai, perasaan aman, perasaan ditemani, dll.

Disiplin seperti filsafat, sosiologi atau psikologi tertarik pada studi tentang perilaku manusia dan nilai-nilainya dalam masyarakat. Kebaikan kemudian muncul sebagai salah satu sifat paling benar dan alami dalam diri manusia yang, bergantung pada lingkungan atau konteks di mana individu itu tumbuh, dapat ditingkatkan atau dinetralkan. Kebaikan berarti bertindak untuk kepentingan individu, hewan, atau makhluk hidup lain dengan tujuan akhir memberikan cinta, perlindungan, kebahagiaan, keamanan, dan kesejahteraan. Kebaikan dapat direpresentasikan dalam seribu cara, meskipun selalu dianggap disertai dengan nilai-nilai lain seperti kesucian jiwa, ketenangan, kesabaran, kesederhanaan dan lain-lain.

Kebaikan adalah salah satu elemen terpenting dari hampir semua agama, terutama Kristen. Agama ini mendasarkan filosofinya tidak hanya pada cinta dan kebaikan Tuhan tetapi juga pada cinta dan kebaikan Yesus Kristus, putra satu-satunya, untuk umat manusia lainnya. Kebaikan Yesus itulah yang membuatnya menyerahkan dirinya dalam hidup untuk melindungi manusia lain.

Meskipun kebaikan manusia muncul pada saat individu hidup berdampingan dalam komunitas atau masyarakat, keadaan inilah yang dapat menyebabkan manusia dikaburkan oleh nilai-nilai lain seperti egois, persaingan terus-menerus, keserakahan, iri hati atau pengabaian dan oleh karena itu hilangnya sifat baik dan mendukung terhadap teman mereka.