definisi adil

Istilah 'adil' digunakan sebagai kata sifat yang memenuhi syarat untuk menggambarkan individu, situasi atau keadaan di mana keadilan dan pencarian keseimbangan antara elemen yang berbeda berlaku. Gagasan bahwa sesuatu atau seseorang dapat menjadi adil, tentu saja, berasal dari gagasan tentang keadilan dan penerapannya yang benar sesuai dengan kebutuhan setiap keadaan tertentu. Orang adil adalah orang yang bertindak dengan adil sedangkan situasi adil adalah di mana pihak-pihak yang terlibat menerima perlakuan yang sesuai sesuai dengan karakteristik atau perilakunya.

Keadilan adalah ciptaan manusia yang menyiratkan penerapan nilai-nilai esensial seperti kebenaran, keadilan, rasionalitas dan etika dalam situasi di mana konflik, apa pun itu, dapat dipicu. Menurut simbologi tradisional, keadilan selalu direpresentasikan dengan penutup mata yang mengandung arti perlunya ketidakberpihakan, serta dengan skala yang mengacu pada kepentingannya dalam menyeimbangkan unsur-unsur yang berkonflik.

Keadilan dapat hadir dalam masyarakat manusia dengan berbagai cara dan, meskipun yang paling berulang adalah yang ditetapkan melalui hukum, keadilan sehari-hari dan adat adalah yang diterapkan oleh semua individu tanpa perlu menjadi pengacara atau hakim. Jenis keadilan ini harus dilakukan dengan menghormati orang lain, dengan hak yang sama, dengan kesetaraan dan keseimbangan peluang, antara lain.

Dalam pengertian ini, individu yang adil adalah orang yang secara sadar atau tidak sadar menerapkan semua nilai, perilaku, dan sikap yang menjadi tujuan akhir mereka untuk menghasilkan dan mereproduksi keadilan. Seringkali, dalam praktik sosial, keadilan dan perilaku yang adil tidak harus dilakukan dengan aturan rasional persamaan matematis, melainkan dengan mengizinkan semua anggota komunitas untuk mengakses hak yang sama dalam keadaan spesifik masing-masing.